Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Berita

Cegah Tawuran dan Narkoba, Kapolrestabes Makassar Perkuat Sinergi Bersama Warga Tallo

3
×

Cegah Tawuran dan Narkoba, Kapolrestabes Makassar Perkuat Sinergi Bersama Warga Tallo

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

MAKASSAR – Dalam upaya mencegah aksi tawuran kelompok dan penyalahgunaan narkoba, Kapolrestabes Makassar Kombes Pol. Arya Perdana, S.H., S.I.K., M.Si., mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan Polisi Ketemu Masyarakat yang berlangsung di Warkop Daun Talas, Jalan Kompleks Perumahan Unhas, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Rabu (4/11/2026).

Example 300x600

Kegiatan ini menjadi wadah silaturahmi sekaligus dialog terbuka antara kepolisian, pemerintah setempat, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan warga untuk membahas berbagai persoalan Kamtibmas di wilayah Kecamatan Tallo.

Turut hadir Camat Tallo Andi Husni, S.STP., M.Si., Danramil Tallo Mayor Arh Agus Rohmat Hidayat, Kapolsek Tallo AKP Asfada, S.E., M.H., para pejabat utama Polrestabes Makassar, para lurah, ketua RT/RW, tokoh masyarakat, tokoh agama, FKPM Kecamatan Tallo, warga, serta delapan anak binaan.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolrestabes Makassar mengapresiasi antusiasme masyarakat yang hadir. Ia menegaskan bahwa kegiatan Polisi Ketemu Masyarakat merupakan salah satu bentuk pendekatan humanis Polri untuk membangun komunikasi, menyerap aspirasi, dan mencari solusi bersama terhadap berbagai persoalan di tengah masyarakat.

“Tujuan kami berkumpul di sini adalah untuk bersilaturahmi dan mendengarkan langsung apa yang menjadi keluhan masyarakat. Kami ingin membangun komunikasi yang baik dengan warga, sehingga setiap persoalan yang ada di lingkungan dapat kita cari solusinya bersama,” ujar Kombes Pol. Arya Perdana.

Kapolrestabes juga menyoroti persoalan tawuran kelompok yang masih menjadi perhatian di sejumlah wilayah Kota Makassar, termasuk kawasan Lembo dan Kecamatan Tallo. Menurutnya, pencegahan harus dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan pemerintah setempat, tokoh masyarakat, orang tua, serta seluruh elemen warga.

Ia menjelaskan bahwa Kapolda Sulawesi Selatan juga memiliki program pembinaan bagi pelaku tawuran yang ditemukan, dengan penempatan di SPN Batua untuk mendapatkan pembinaan sesuai ketentuan yang berlaku.

Selain langkah penegakan hukum dan pembinaan, Kapolrestabes menilai pemberdayaan generasi muda melalui kegiatan positif dan produktif menjadi salah satu upaya penting untuk mencegah keterlibatan pemuda dalam aksi tawuran maupun penyalahgunaan narkoba.

Bahkan, ia berencana menyediakan peluang usaha berupa tempat pencucian motor bagi anak-anak muda yang belum memiliki pekerjaan agar mereka dapat memperoleh penghasilan secara mandiri.

“Kami ingin anak-anak muda memiliki kegiatan yang positif dan masa depan yang lebih baik. Saya berencana membuat tempat pencucian motor bagi adik-adik yang belum memiliki pekerjaan, sehingga mereka bisa mendapatkan penghasilan dan tidak terlibat dalam tawuran maupun kegiatan yang merugikan diri sendiri dan orang lain,” ungkapnya.

Kapolrestabes juga mengajak para ketua RT/RW agar lebih aktif mengunjungi warga, memberikan imbauan Kamtibmas, serta meningkatkan kepedulian terhadap aktivitas anak-anak dan remaja di lingkungan masing-masing.

Ia turut mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang ingin memanfaatkan generasi muda untuk melakukan tindakan yang dapat mengganggu keamanan Kota Makassar.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolrestabes Makassar juga memastikan bahwa kepolisian selalu terbuka terhadap laporan dan pengaduan masyarakat. Warga yang mengetahui adanya gangguan Kamtibmas dapat menghubungi Call Center Polri 110 maupun layanan Bantuan Polisi Polrestabes Makassar melalui WhatsApp di nomor 082133669110.

“Kami dari Polrestabes Makassar dan Polsek selalu terbuka menerima laporan masyarakat. Jika ada warga yang merasa laporannya tidak diterima dengan baik, silakan sampaikan langsung kepada saya. Kami ingin masyarakat merasa aman, nyaman, dan mendapatkan pelayanan kepolisian yang baik,” tegasnya.

Sementara itu, Camat Tallo Andi Husni menyampaikan bahwa wilayah Kecamatan Tallo masih menghadapi sejumlah tantangan Kamtibmas, di antaranya tawuran kelompok, penyalahgunaan narkoba, dan konsumsi minuman keras. Karena itu, pemerintah kecamatan bersama kepolisian dan unsur Tripika terus mengintensifkan pendekatan kepada masyarakat sebagai langkah pencegahan.

Kegiatan tersebut juga diisi dengan sesi tanya jawab yang memberikan kesempatan kepada warga untuk menyampaikan aspirasi dan persoalan di lingkungan masing-masing. Sebagai bentuk apresiasi, Kapolrestabes Makassar turut memberikan kaos kepada warga yang mengajukan pertanyaan.

Melalui kegiatan Polisi Ketemu Masyarakat ini, Polrestabes Makassar berharap terbangun komunikasi dan sinergi yang semakin kuat antara kepolisian, pemerintah, tokoh masyarakat, RT/RW, serta seluruh warga.

Dengan kebersamaan dan kepedulian semua pihak, upaya mencegah tawuran, penyalahgunaan narkoba, dan berbagai potensi gangguan Kamtibmas di Kecamatan Tallo diharapkan dapat berjalan lebih efektif demi terciptanya Kota Makassar yang aman, damai, dan kondusif.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *